Olahraga yang Tepat Untuk Penderita Diabetes

obatdiabeteskronis.org – Malas untuk melakukan aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab penyakit diabetes. Tubuh yang jarang bergerak mengakibatkan lemak dan gula yang menumpuk, yang pada akhirnya kadar gula darah melonjak naik. Karena itu penderita diabetes biasanya disarankan untuk rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Jenis olahraga yang dilakukan harus tepat, untuk menghindari resiko cedera dan kelelahan ekstrem.

Olahraga yang Tepat Untuk Penderita Diabetes

Olahraga merupakan kegiatan yang penting dilakukan semua orang. Dengan berolahraga tubuh akan tetap bugar dan sehat. Bagi penderita diabetes manfaat dari olahraga bahkan bisa lebih banyak lagi. Menurut hasil penelitian manfaat dari olahraga untuk penderita diabetes antara lain :

  • Menurunkan kadar lemak dan gula darah karena olahraga mampu merangsang sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin.
  • Meningkatkan jumlah reseptor pada dinding sel yang menjadi tempat melekatnya insulin.
  • Mampu mencegah komplikasi dan menstabilkan emosi.
  • Menurunkan resiko penyakit jantung karena olahraga mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat dalam darah (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik.
  • Menguatkan jantung, otot, dan tulang.
  • Memperlancar peredaran darah dan sistem pencernaan.
  • Mengontrol berat badan agar tetap ideal.
  • Meningkatkan massa otot dalam tubuh.
  • Mencegah stress dan depresi.

Jenis Olahraga yang Tepat Untuk Penderita Diabetes

Jika anda merupakan penderita diabetes, berikut ini beberapa jenis olahraga yang tepat untuk penderita diabetes :

Angkat Beban
Angkat beban sangat disarankan untuk penderita diabetes karena dinilai mampu membakar lemak serta meningkatkan kekuatan tulang dan otot. Rekomendasi untuk melakukan latihan angkat beban yaitu sebanyak 2-3 kali seminggu. latihan angkat beban bisa dilakukan dengan menggunakan barbel atau alat-alat lainnya yang biasa disediakan di pusat kebugaran.

Aerobik
Senam aerobik merupakan salah satu pilihan olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita diabetes. Rutin melakukan senam aerobik mampu membuat jantung dan tulang menjadi lebih kuat, mengurangi stress, mencegah depresi, dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, aerobik juga mampu menurunkan resiko diabetes, penyaki jantung, dan stroke. Waktu yang disarankan untuk latihan aerobik adalah selama 30 menit dengan frekuensi minimal 5 kali dalam seminggu.

Yoga
Melakukan yoga bisa melancarkan peredaran darah dan membuat anda menjadi lebih rileks. Prosesnya juga terbilang mudah, santai, dan tidak mengutamakan kekuatan fisik. Latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan sistem pencernaan, kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi neurologis dan endokrin organ, serta membuat tubuh lebih berenergi.

Itulah jenis olahraga yang tepat untuk penderita diabetes. Dalam melakukan olahraga pelajarilah cara yang benar guna menghindari cedera yang dapat memperburuk masalah terutama pada kaki. Lakukan peregangan (stretching) selama 5-10 menit sebelum dan setelah melakukan olahraga. Peregangan bermanfaat untuk mencegah kram otot dan cedera otot.

Selain jenis olahraga di atas, penderita diabetes juga bisa melakukan aktivitas fisik lainnya seperti :

  • Berjalan cepat atau bersepeda
  • Memilih naik tangga dari pada naik eskalator.
  • Bermain dengan anak-anak.
  • Mengajak binatang peliharaan berjalan-jalan.
  • Berkebun, membersihkan rumah, dan mencuci mobil.
  • Saat belanja di pasar swalayan, berjalan menyusuri setiap lorong.

Tips Aman Melakukan Olahraga untuk Penderita Diabetes

Setelah memilih jenis olahraga yang tepat, penderita diabetes juga harus memperhatikan kondisi tubuhnya dalam melakukan olahraga, agar tidak menyebabkan hal yang membahayakan. Berikut ini merupakan tips aman dalam melakukan olahraga untuk penderita diabetes :

  • Pilihlah jenis olahraga yang anda sukai dan sesuai dengan kondisi tubuh.
  • Selalu cek kadar gula darah sebelum melakukan olahraga. Penderita diabetes tipe 2 dilarang berolahraga jika kadar gula darah mencapai 250 mg/dl lebih dan 200 mg/dl lebih untuk penderita diabetes tipe 1. Apalagi ketika kadar gula darah sangat rendah (di bawah 100 mg/dl).
  • Lakukan olahraga dengan porsi yang tepat dan tidak berlebihan.
  • Ukuran sepatu dan kaus kaki harus benar-benar pas, nyaman dan tidak keras.
  • Ajaklah seseorang berolahraga bersama untuk memberikan pertolongan jika terjadi sesuatu pada anda.
  • Bawalah minuman saat berolahraga.
  • Makanlah sekitar 2-3 jam sebelum berolahraga.
  • Sebelum dan sesudah berolahraga lakukan peregangan.
  • Selalu perhatikan respon tubuh anda.

Jika disela-sela melakukan olahraga anda merasakan beberapa hal di bawah ini segera hentikan aktivitas olahraga:

  • Pusing seperti akan pingsan.
  • Sakit di bagian ulu hati.
  • Merasa nyeri dan sesak pada dada, kemudian rasa nyeri menjalar ke bahu, lengan, atau rahang kiri.
  • Napas pendek.
  • Denyut jantung cepat.

Berolahraga harus dilakukan secara rutin dan sebaiknya diposisikan sebagai gaya hidup, bukan hanya untuk dilakukan sementara waktu. Jangan takut untuk melakukan olahraga, selama anda melakukannya dengan tepat, teratur dan terukur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *