Makanan Penurun Kadar Gula Darah

Obat Diabetes – Makanan merupakan salah satu hal yang harus dikontrol oleh penderita diabetes. Penderita diabetes harus tahu makanan apa saja yang aman dan baik dikonsumsi. Karena apabila salah mengkonsumsi makanan, maka kadar gula darah dapat melonjak naik dan jika dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan komplikasi, sehingga penyakit diabetes semakin sulit untuk dikendalikan. Karena itu, kali ini obatdiabeteskronis.org akan membahas mengenai makanan penurun kadar gula darah yang baik untuk dikonsumsi penderita diabetes agar kadar gula anda stabil.

10 Aneka Makanan Penurun Kadar Gula Darah

 

makanan penurun kadar gula darah

Pare
Sayuran yang terkenal akan rasanya yang pahit ini sudah sejak lama digunakan sebagai obat di beberapa negara Asia termasuk Indonesia. Meskipun rasanya pahit, namun pare sangat aman dikonsumsi penderita diabetes. Pare selain dapat diguanakan sebagai sumber energi, ternyata dapat mengaktifkan enzim yang menurunkan kadar gula darah melalui sel-sel dalam tubuh. Pare dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan, salah satunya tumis.

Beras Merah
Serat yang terkandung dalam beras merah sangat bermanfaat dalam menurunkan kadar gula darah penderita diabetes. Mungkin sebagian dari anda ragu untuk mengkonsumsi beras merah karena kandungan karbohidratnya. Kandungan karbohidrat beras merah berbeda dengan nasi putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menghambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah karena harus melalui proses pencernaan yang lebih lama.

Gandum
Seperti halnya beras merah, konsumsi gandum secara rutin pada penderita diabetes sangat dianjurkan. Hal ini dikarenakan gandum termasuk salah satu makanan penurun kadar gula darah. Kandungan serat yang dimiliki gandum sangat tinggi, sehingga manfaatnya akan sangat baik dalam menstabilkan kadar gula darah. Serat yang cukup terbukti dapat menghambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah anda tetap stabil.

Kayu Manis
Sebuah penelitian menunjukan bahwa mengkonsumsi 3 hingga 6 gram kayu manis per hari dapat menurunkan kadar glukosa hingga 29%. Hal ini disebabkan kayu manis mengandung zat MHCP yang dapat memperbaharui sel lemak untuk merespon insulin dan menghilangkan glukosa. Penelitian lain yang dilakukan oleh Diabetes Care tahun 2003 menunjukan bahwa mengkonsumsi kayu manis selama 40 hari dapat membantu menurunkan glukosa darah. Kayu manis biasanya dikonsumsi dengan dicampurkan ke dalam masakan atau minuman.

Labu
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh East China Normal University, kandungan nutrisi dalam labu dapat membantu meregenerasi sel pankreas yang rusak. Senyawa ini membuat pankreas memproduksi insulin. Labu yang digunakan dalam penelitian ini adalah labu yang berwarna jingga.

Apel
Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang rutin makan apel setiap hari akan menurunkan resiko diabetes tipe 2 sebesar 23%. Apel merupakan buah yang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang lambat. Jika seseorang memiliki kadar gula darah yang tinggi, maka mengkonsumsi apel sebagai camilan adalah pilihan yang baik. Mengkonsumsi apel secara konsisten selama beberapa minggu, bisa menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan mengendalikan berat badan.

Bayam
Kandungan serat dalam bayam menjadikan sayuran hijau ini baik dikonsumsi penderita diabetes.  Bayam juga kaya akan magnesium yang dapat mengontrol kadar gula darah dengan mengatur pengeluaran insulin serta glukosa pada tubuh. Orang dengan diabetes tipe 2 sering memiliki tingkat magnesium yang rendah, sehingga sangat cocok mengkonsumsi bayam.

Oatmeal
Oatmeal mengandung serta beta-glucan yang dapat membantu menstabilkan gula darah. Mengkonsumsi oatmeal juga mampu mengurangi kadar kolesterol LDL dan menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukan bahwa oatmeal dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2. Makanan yang mengandung serat larut ini sangat disarankan untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes karena mampu mengontrol kadar gula darah. Oatmeal mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan serta kaya protein dan merupakan sumber karbohidrat kompleks.

Bawang Putih
Bawang putih memang sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Menurut Department of Agriculture’s Human Nutrition Center, bawang putih dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah. Bawang putih memiliki kandungan bahan aktif seperti alil propel disulfide (APDS) dan diallysul-phide (allicin). Apabila kedua bahan aktif tersebut digabungkan dengan flavonoid maka akan semakin berperan penting dalam menurunkan kadar gula darah. Allicin jika digabungkan dengan vitamin B1 (tiamin) dapat merangsang pankreas melepaskan insulin.

Cabai
Bagi anda pecinta makanan pedas, maka anda beruntung. Cabai yang menghasilkan sensasi pedas ternyata dapat menurunkan kadar gula darah. Senyawa alami pada cabai yang berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah adalah DHC, senyawa ini memiliki kemampuan cukup efektif dalam merangsang metabolisme karbohidrat sehingga jumlah gula yang diserap tidak berlebihan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Nutrition, para peneliti Australia menemukan bahwa cabai jika dimasukan dalam menu diet setiap hari akan membantu menurunkan kadar gula darah setelah menyantap makanan. Selain itu, cabai juga mengandung antioksidan, vitamin C, dan karotenoid yang dapat membantu meningkatkan regulasi insulin.

Mari terapkan pola hidup sehat bagi anda penderita diabetes dengan mengkonsumsi makanan penurun kadar gula darah di atas, agar gula darah anda tetap dalam kondisi yang stabil. Namun, konsumsi makanan tersebut harus dalam porsi yang sesuai jangan sampai berlebihan, dan anda juga perlu mengkonsumsi makanan sehat lainnya guna memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Selain itu, anda juga harus menghindari makanan yang dapat menaikan kadar gula darah, melakukan olahraga atau aktivitas fisik secara teratur, dan istirahat yang cukup. Mencegah naiknya kadar gula darah lebih baik anda lakukan sebelum penyakit diabetes anda semakin parah dan menimbulkan penyakit komplikasi yang membahayakan nyawa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *