Hubungan Antara Obesitas Dengan Diabetes Melitus

Obatdiabeteskronis.org – Obesitas atau kegemukan sudah menjadi masalah global di era modern ini. Meningkatnya jumlah obesitas banyak dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat, terutama karena pengaruh makanan dan kurangnya aktivitas fisik. Selain membuat penampilan kurang menarik, obesitas juga bisa menyebabkan timbulnya masalah kesehatan. Salah satunya yaitu diabetes melitus. Menurut beberapa hasil penelitian, diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan obesitas.

Mengapa Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Melitus ?

Prevalensi obesitas dan diabetes melitus meningkat pesat di seluruh dunia. Sekitar 60% dari mereka yang obesitas menderita diabetes. Semakin besar indeks massa tubuh semakin besar pula resiko menderita diabetes. Obesitas bisa terjadi karena kita sering mengkonsumsi makanan berkalori tinggi. Sebenarnya mengkonsumsi makanan berkalori tinggi tidak selalu menjadi masalah, asalkan diimbangi dengan aktivitas yang dilakukan tiap harinya.

Hubungan Antara Obesitas Dengan Diabetes Melitus

Hubungan antara obesitas dengan diabetes melitus  berkaitan dengan kinerja pankreas yang menghasilkan hormon insulin. Pankreas sebenarnya menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan glukosa darah pada tingkat yang normal. Namun insulin tersebut tidak dapat bekerja secara maksimal membantu sel-sel tubuh untuk menyerap glukosa, karena terganggu oleh kompliasi-komplikasi diabetes, salah satunya adalah kadar lemak darah yang tinggi.

Orang yang obesitas menyimpan banyak tumpukan glukosa dalam tubuhnya. Karena insulin tidak bisa membantu penyerapan glukosa secara efektif, hal ini memaksa pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin. Lama kelamaan karena dipaksa untuk menghasilkan insulin terus-menersu secara berlebih, akhirnya kemampuan pankreas untuk menghasilkan insulin semakin berkurang. Kondisi ini disebut resistensi insulin, yang merupakan faktor penyebab seseorang mengalami diabetes melitus.

Selain itu, obesitas juga memicu penurunan sensitifitas reseptor sel karena tertutup oleh tumpukan lemak. Kondisi ini membuat hormon insulin tidak dapat menyalurkan glukosa ke setiap sel dalam tubuh secara maksimal, sehingga kadar gula darah orang yang obesitas biasanya tinggi.

Sebenarnya obesitas masih bisa dicegah dan diatasi dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Menjaga kestabilan berat badan bisa dilakukan dengan cara yang cukup sederhana, yaitu dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara rutin. Jika anda bisa konsisten dan disiplin melakukan hal tersebut, maka anda bisa mengurangi satu faktor resiko diabetes.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *