Cara Mengolah Pare Untuk Obat Diabetes

obatdiabeteskronis.org – Pare merupakan sayuran yang banyak tumbuh di beberapa wilayah Asia termasuk Indonesia. Sudah sejak berabad-abad lamanya di China dan India pare digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes. Dibalik rasanya yang pahit ternyata pare menyimpan manfaat mampu menurunkan kadar gula darah yang tinggi, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Bagi anda penderita diabetes kali ini kami akan membagikan informasi penting mengenai cara mengolah pare untuk obat diabetes. Sebelumnya mari kita simak terlebih dahulu manfaat pare bagi penderita diabetes berikut ini.

Manfaat Pare Bagi Penderita Diabetes

Mengkonsumsi sayuran termasuk pare memang sangat baik untuk kesehatan. Hasil studi menunjukan bahwa pare berperan mengendalikan produksi insulin oleh tubuh, yang akhirnya berperan dalam pengendalian kadar gula darah. Beberapa hasil studi lainnya menunjukan mengkonsumsi pare bisa meningkatkan penyerapan sel glukosa, merangsang pelepasan insulin, dan membuat efek insulin lebih kuat.

manfaat pare bagi penderita diabetes

Ada 3 jenis senyawa alami dalam pare yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah yaitu senyawa aktif charantin, alkaloid, dan peptida yang menyerupai insulin. Zat tersebut juga memicu produksi protein yang mendorong penyerapan glukosa dalam darah. Selain itu, charantin juga merangsang pertumbuhan sel beta pankreas, organ yang memproduksi insulin.

Dalam berbagai praktik terapi pengobatan alternatif, pare kerap dikonsumsi untuk mengobati diabetes. Faktanya pare memang mepunyai manfaat menurunkan kadar gula darah yang berlebih karena memiliki senyawa yang mirip insulin. Temuan ini dipublikasikan dalam Alternative and Complementary Therapies dengan judul Using Bitter Melon Treat Diabetes.

Sebuah artikel dalam British Journal of Nutrition juga menyebutkan kebiasaan mengkonsumsi pare dalam berbagai bentuk sebagai pengobatan tradisional. Tulisan ini menyebutkan pare umumnya dikonsumsi dalam bentuk serbuk, dimakan mentah, atau dihaluskan dalam bentuk jus pare. Berbagai uji coba pun telah dilakukan untuk menguatkan kedua tulisan ilmiah tersebut.

Selain untuk pengobatan diabetes, keunggulan lain dari pare adalah memiliki kandungan antivirus dan antibakteri yang bisa mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan parasit lainnya. Ekstrak dari protein pare juga diklaim bisa menghambat pertumbuhan tumor dan berpotensi melawan sel kanker.

Cara Mengolah Pare yang Disarankan Untuk Pengobatan Diabetes

Pada umumnya pare diolah dengan cara ditumis. Namun praktisi kesehatan dari University of Michigan Health System menyarankan untuk mengolah pare dengan cara direbus atau dijadikan jus. Jika anda tidak suka akan rasanya yang pahit anda bisa menghilangkan rasa pahit tersebut dengan cara merebus pare dengan daun jambu biji. Anda juga bisa merendam pare ke dalam air garam atau kunyit selama 10-15 menit, peras cairannya, lalu cuci bersih, dan pare siap untuk diolah.

cara mengolah pare untuk obat diabetes

Jika anda ingin mengolah pare menjadi jus yang segar, berikut ini langkah-langkahnya :

  • Siapkan bahan-bahannya yaitu 1,5 ons pare yang telah dibersihkan, 1/2 gelas air, dan 1 sdm perasan air lemon.
  • Potong-potong pare menjadi bagian yang lebih kecil.
  • Masukan pare, air, dan perasan air lemon ke dalam blender.
  • Kemudian blender hingga halus dan tuangkan ke dalam gelas.
  • Minum jus pare tersebut di pagi hari secara rutin dalam keadaan perut kosong.

Bagi anda yang bisa menahan rasa pahit dari pare dan ingin cara yang lebih praktis, anda bisa meminum air perasannya. Berikut ini cara pengolahannya :

  • Siapkan 2 buah pare ukuran sedang yang telah dicuci bersih dan 1 gelas air.
  • Rendam pare ke dalam air selama 15 menit.
  • Kemudian peras pare hingga mengeluarkan air.
  • Minumlah air perasan pare tersebut secara rutin setiap hari.

Meski baik untuk penderita diabetes, bukan berarti anda bisa sebanyaknya mengkonsumsi pare. Mengingat efek hipoglikemiknya yang cukup tinggi, penderita diabetes sebaiknya membatasi konsumsi sayuran ini karena bisa menyebabkan penurunan gula darah ke level terbawah (hipoglikemia). Karena itu, selama mengkonsumsi pare sebaiknya anda rutin melakukan pengecekan kadar gula darah. Mengkonsumsi pare terlalu banyak juga bisa menimbulkan efek samping seperti sakit perut, diare, sakit kepala, atau demam. Pare juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi wanita hamil dan menyusui. Untuk itu, jika anda ingin mengkonsumsi pare sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *